Selasa, 17 Maret 2009

Hasil Audit SDM

Audit sumber daya manusia
Merupakan suatu proses sistematik dan formal yang didesain untuk mengukur biaya dan manfaat keseluruhan program MSDM dan untuk membandingkan efisiensi dan efektivitas keseluruhan program MSDM tsb dengan kinerja organisasi di masa lalu, kinerja organisasi lain yang dapat dibandingkan efektivitasnya, dan tujuan organisasi.

Tujuan Audit SDM
• untuk membantu MSDM memberikan kontribusi yang signifikan terhadap tujuan-tujuan organisasi
• untuk menciptakan nilai (value) sehingga organisasi bertanggung jawab secara sosial, etikal, dan kompetitif
• untuk mendapatkan umpan balik (feedback) dari para karyawan dan manajer operasi dalam hal yang berkaitan dengan efektivitas MSDM
• untuk memperbaiki fungsi MSDM dengan menyediakan sarana
• untuk membuat keputusan ketika akan mengurangi dan menamba kegiatan-kegiatan SDM

FUNGSI AUDIT SDM
Untuk menjustifikasi kegunaan dan nilainya bagi perusahaan, departemen SDM senantiasa perlu melakukan evaluasi secara periodik keefektifan dan efisiensi setiap strategi, kebijakan, program, dan praktik MSDM Meskipun audit SDM secara umum memfokuskan pada departemen SDM, kegiatan ini mencakup studi berbagai fungsi SDM di seluruh jajaran perusahaan, termasuk yang dilaksanakan oleh semua manajer dan penyelia lini.

PROSES AUDIT
Proses audit terdiri atas enam langkah:
1. Mengkomunikasikan gagasan dan makna audit SDM dan menekankan berbagai manfat yang dapat diperoleh, serta mendapatkan dukungan manajemen puncak,
2. Memilih personalia dengan berbagai ketrampilan dan menyusun tim audit, sert memberikan pelatihan yang dibutuhkan
3. Mengumpulkan data dari berbagai jenjang, fungsi dan unit yang berbeda dalam organisasi
4. Menyiapkan laporan audit bagi para manajer lini dan evaluasi departemen SDM
5. Membahas laporan dengan para manajer pengoperasian terkait yang kemudian menindaklanjuti hasil evaluasi
6. Memasukkan berbagai tindakan korektif ke dalam proses penetapan sasaran operasi organisasi regular

LINGKUP AUDIT SDM
audit kompatabilitas, audit fungsi SDM, audit kepuasan, dan audit kesehatan

a. Menilai alignment dan konsistensi kebijakan dan prosedur SDM dengan tujuan dan strategi perusahaan
b. Mengevaluasi keefektifan dan efisiensi setiap fungsi SDM serta mengukur biaya dan kinerja setiap program dan fungsi MSDM Menganalisis tingkatan kepuasan penggunaan pelayanan fungsi SDM melalui pelaksanaan survei sikap karyawan
c. Mengevaluasi penerapan berbagai kebijakan dan prosedur MSDM oleh para manajer lini
d. Menentukan ketaatan terhadap peraturan dan regulasi


Keefektifan Fungsi SDM sebagai Kriteria
1. Keefektifan organisasional
Berbagai komponen SDM Ukuran produktivitas unit, seperti indeks kualitas produk, ratio pendapatan kompensasi Biaya yang terkait dengan personalia, seperti biaya tenaga kerja total, biaya tenaga kerja per unit keluaran, biaya tunjangan sebagai persentase biatya tenaga kerja total Sikap para karyawan, manajer dan pihak terkait terhadap pelayanan fungsi SDM Pelaksanaan regulasi pemerintah di bidang tenaga kerja dan sebagainya.

2. Keefektifan karyawan
Penilaian perilaku dan sikap karyawan, tingkat turnover karyawan, tingkat absensi karyawan, tingkat produksi di atas/di bawah standar, tingkat kualitas di atas/di bawah standar, indeks kecelakaan/kesehatan, tingkat keluhan Kepuasan kerja karyawan dan sikap terhadap beragam aspek pekerjaan, daya inovasi karyawan dan sebagainya.

Laporan Audit SDM
Berbagai pendekatan metode dan ukuran diterapkan untuk memberikan balikan tentang berbagai kegiatan dan praktik MSDM. Agar informasi hasil audit berguna, perlu dikompilasi menjadi laporan audit. Laporan audit SDM adalah suatu deskripsi komprehensif yang berisi hasil diagnosis dan analisis berbagai temuan kegiatan audit yang mencakup baik penekanan terhadap berbagai praktik efektif maupun rekomendasi bagi perbaikan berbagai praktik yang tidak efektif. Karena laporan ditujukan kepada manajer dan staff departemen SDM dan manajer lini, tujuan dan lingkup audit perlu disusun secara lengkap dan tidak memihak, serta temuan dan simpulan dirumuskan secara obyektif.
Hasil pelaksanaan audit SDM akan berguna untuk :
1. Memperbaiki operasi berbagai kegiatan Departemen PSDM melalui penyediaan data tentang biaya dan hasil kegiatan;
2. Membantu Departemen PSDM dan operasional untuk memutuskan kegiatan MSDM yang akan dilanjutkan, dimodifikasi atau dihentikan;
3. Mengevaluasi keterkaitan kegiatan MSDM dengan upaya pencapaian tujuan dan implementasi strategi perusahaan;
4. Memastikan bahwa setiap manajer, karyawan dan pihak terkait sadar dan puas dengan berbagai pelayanan Departemen PSDM yang diberikan;
5. Memberi justifikasi keberadaan berbagai fungsi MSDM dan membantu dalam memformulaikan anggaran kegiatan Departemen PSDM;
6. Mengindentifikasi kebutuhan perancangan dan perumusan kembali sistem, kebijakan, prosedur dan program MSDM;
7. Memberi balikan kepada para manajer lini tentang praktik MSDM mereka yang efektif dan tidak efektif, dan berbagai penyimpangan yang dilakukan




Sumber :
• http://rmovizar.staff.gunadarma.ac.id
• http://trust2000.com/silabus/MA%20-%20HR%20Mgmnt/M A.4%20Human%20Resources%20Audit%20-%20A%20Step%20by%20Step%20Approach.pdf
• manajemen sumber daya manusia_Hj. Ike kusdyah Rachmawati, SE,MM

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar